Monday, June 9, 2008

Meditasi

By Rm.J.Sudrijanta, SJ on January 10th, 2008

Meditasi kini sudah makin menjadi kebutuhan banyak orang. Tidak peduli latar-belakang agama, kebudayaan, ideology, dan profesi seseorang. Makin banyak orang sungguh-sungguh mencari kesehatan, kedamaian dan pembebasan batin. Ritus keagamaan, perayaan seni dan budaya, orientasi ideology dan profesi seseorang tidak mampu menjawab kekosongan ini.

Meditasi pertama-tama bukanlah teknik tetapi keahlian (skill) yang hanya bisa dikuasai kalau dipraktekkan. Ia menghantar orang untuk hidup lebih dalam, yaitu "hidup secara penuh pada di sini dan sekarang."
*
Untuk bisa hidup secara penuh pada di sini dan sekarang, pertama-tama anda perlu secara sadar memberikan perhatian secara terus-menerus pada saat sekarang (sustain attention on the present moment). Saat sekarang di sini adalah saat meditasi. Cara yang paling cepat untuk masuk pada saat sekarang adalah dengan mengembangkan kehendak dan energi untuk melepas segala sesuatu. Lepaskan seluruh beban masa lampau dan beban masa depan. Lepaskan segala pikiran dan emosi yang menggayut. Lepaskan segala jenis pikiran: baik atau buruk, luhur atau biasa, suci atau profane. Segala beban yang ditinggalkan akan membuat hidup lebih bebas dan ringan. Melepas, itulah fondasi pertama semua meditasi.

Gunakan energi kesadaran anda. Energi kesadaran anda adalah seperti kaca transparan. Ketika ada pikiran atau emosi yang masuk, sadarilah ada pikiran dan emosi yang masuk. Ketika pikiran dan emosi pergi, sadarilah pikiran dan emosi pergi. Itulah fungsi dari energi kesadaran aktif-reseptif. Lewat kaca kesadaran ini, anda mengetahui secara jernih arus masuk dan keluarnya pikiran dan emosi anda.

Perhatian yang terus menerus atas pikiran dan emosi anda akan membuat pikiran dan emosi anda berhenti. Menerima apa adanya dan membiarkan pergi apa adanya. Ketika pikiran dan emosi berhenti, anda dibawa masuk pada kesadaran hening yang jernih. Anda bisa mulai menikmati keheningan yang indah.
*
Perhatian secara terus-menerus pada saat sekarang akan membawa anda masuk pada fondasi yang kedua, yaitu kesadaran-hening pasif-responsif pada saat sekarang (silent awareness of the present moment).

Kesadaran hening ini bisa dicapai dengan peduli pada pikiran dan emosi anda apa adanya tanpa reaksi mental. Pikiran atau emosi anda adalah seperti seorang anak bayi yang butuh perhatian. Perlakukan pikiran dan emosi anda seperti anda memperlakukan anak bayi anda. Terimalah pikiran dan emosi anda tanpa memberi komentar atau penilaian. Tidak peduli pikiran atau emosi anda menyenangkan atau tidak menyenangkan. Terimalah apa adanya tanpa komentar batin.

Anda adalah bagaikan tuan rumah bagi tamu-tamu pikiran dan emosi anda. Ketika anda memberikan komentar batin, maka anda sudah terperangkap pada satu pikiran atau satu emosi anda. Akibatnya, ruang gerak anda menjadi terbatas. Anda tidak mempunyai ruang lagi untuk tamu-tamu yang lain. Anda kehilangan kesempatan untuk mengenal apa adanya tamu-tamu yang lain. Seperti seorang tuan rumah yang sepenuhnya sadar akan apa yang sedang berlangsung, anda cukup memberikan salam pada setiap tamu anda tanpa ada satupun yang ketinggalan. Berilah senyum yang terbaik dan jangan berbincang sesingkat apapun.

Energi kesadaran hening ini bisa ditingkatkan dengan melepaskan diri dari segala reaksi mental. Kalau anda hadir secara sempurna pada setiap peristiwa atau setiap pikiran dan emosi anda, maka anda terbebaskan dari segala komentar atau percakapan batin. Dengan melepaskan diri dari kebiasaan memberikan komentar dan penilaian, anda akan menjadi lebih bebas. Anda akan mengalami beban yang anda panggul bertahun-tahun seumur hidup anda, kini menjadi ringan.

Metode lain untuk mengembangkan kesadaran-hening pasif-responsive adalah dengan mengenali jeda-antara pikiran atau emosi, jeda-antara reaksi mental. Sadarilah saat-antara ketika pikiran berhenti dan sebelum pikiran yang lain muncul, atau saat-antara ketika reaksi mental berhenti dan sebelum reaksi mental yang lain muncul. Jeda-antara itulah yang disebut dengan keheningan. Semakin panjang jeda-antara, semakin dalam keheningan anda nikmati.
*
Setelah melepaskan diri dari pikiran atau emosi masa lampau dan masa depan serta membebaskan diri dari percakapan batin, anda masuk pada keheningan yang dalam. Anda kini siap untuk masuk pada tahap meditasi berikutnya, yaitu meditasi terfokus (concentrative meditation) atau meditasi tak-terfokus (receptive meditation).

Dalam meditasi terfokus, anda mengambil focus tunggal sebagai objek kesadaran anda. Focus tunggal ini bisa apa saja: nafas anda, bunga, iman, teks Kitab Suci, dst. Perhatian yang terus-menerus pada focus tunggal ini membuat anda terserap pada objek pilihan anda.

Dalam meditasi tak-terfokus, anda terbuka terhadap berbagai pengalaman yang datang. Anda hanya duduk dengan penuh kesadaran-hening, penuh perhatian- telanjang, bebas dari komentar batin, visualisasi atau interpretasi.

Meditasi terfokus seringkali membantu untuk lebih mensinergikan energi kesadaran. Namun sebelum sampai pada pilihan focus tunggal, diandaikan orang sudah mampu membangun dua fondasi yang pertama secara kuat. Tanpa dua fondasi yang pertama ini, orang akan selalu menghadapi rintangan yang terus akan berulang: a) kelekatan pada pikiran atau emosi masa lampau dan masa depan; b) percakapan batin atau reaksi mental.
*
Ketika anda mengambil focus tunggal dengan terlebih dahulu membangun dua fondasi pertama secara solid, maka anda dibawa masuk pada pengalaman penyerapan yang sempurna (perfect absorptions). Penyerapan yang sempurna kemudian akan membuat anda bersatu dengan segala sesuatu atau dengan focus pilihan anda. Ambillah nafas sebagai contoh ilustratif.

Ketika anda memberikan perhatian sempurna pada nafas anda, maka anda akan bisa menikmati nafas anda secara mendalam. Pada titik tertentu, nafas anda sebagai objek tunggal menghilang; subjek juga menghilang. Kini anda bukan hanya menikmati nafas anda, namun anda masuk dalam kesatuan sempurna dengan nafas anda. Nafas anda jadi lenyap. Tidak ada lagi tarikan nafas atau keluaran nafas. Dunia di luar seolah berhenti: nafas, tubuh, pikiran, suara, dst. Yang ada adalah keindahan terus-menerus tiada henti. Anda bersatu dengan alam semesta dan Tuhan.

Dalam tradisi timur, nafas bukanlah sekedar udara yang memberikan energi kehidupan bagi tubuh lewat dua lubang hidung. Namun nafas kita adalah nafas alam semesta. Lewat nafas, kita masuk pada relasi harmoni dengan alam kosmis yang hidup. Serupa dengan perspektif timur ini, tradisi barat juga memandang bahwa nafas atau angin atau spiratio disejajarkan dengan Roh Kudus atau Energi Allah sendiri yang bernafas dalam diri kita sehingga kita hidup. Energi Allah itu menyatukan kita dengan semua orang, seluruh ciptaan dan Allah itu sendiri. Dalam tradisi Kristiani, Roh Pemersatu itu adalah Roh Kristus atau Kesadaran Kristus itu sendiri.

Kini pada tahap kelima, anda mengalami berhentinya dualitas secara sempurna. Segala sesuatu anda alami sebagai kesatuan. Anda mengalami pencerahan, pembebasan dan kedamaian yang intense. Seluruh pemahaman anda diperbaharui.
*
Ketika kembali pada hidup harian, anda membawa kesadaran meditative yang baru. Kebiasaan bermeditasi setiap hari membuat energi kesadaran anda lebih tinggi dibanding rata-rata orang lain yang tidak pernah berlatih meditasi. Dalam meditasi duduk (sitting meditation), orang berlatih untuk memberikan perhatian penuh pada moment di sini dan sekarang. Perhatian yang tak terbagi selama bermeditasi menyiapkan basis yang solid untuk menjalani hidup harian dengan energi ketunggalan. Dengan demikian praktek meditasi harian membantu anda hidup secara penuh pada setiap moment hidup harian anda.

Dalam tradisi meditasi Zen, meditasi berjalan (walking meditation) mempunyai tempat khas sebagai penjembatan dari meditasi duduk ke meditasi hidup harian. Dalam meditasi berjalan, anda berlatih untuk bersatu dengan setiap gerak langkah anda. Anda berlatih untuk menikmati setiap gerak langkah kaki sebagaimana adanya. Berjalan seperti apa adanya, bebas dari aktifitas berpikir atau perbincangan batin. Tujuan dari langkah anda adalah langkah anda itu sendiri. Kesadaran meditative saat duduk anda bawa saat berjalan; kesadaran meditative saat berjalan kemudian anda bawa saat beraktifitas dalam kesibukan harian.
*
Ketika anda memberikan perhatian penuh pada setiap moment 24 jam setiap hari, anda telah masuk pada jantung meditasi kehidupan. Anda bersatu dengan kehidupan itu sendiri. Meditasi Zen melatih anda untuk masuk pada pengalaman kesatuan kosmis ini. Kalau anda bermeditasi dengan mata tertutup, anda mengalami penyerapan internal (internal absorptions) yang intense atas objek pilihan anda. Sebaliknya, kalau anda bermeditasi dengan mata sedikit terbuka, anda cenderung untuk bersatu (merge) dengan lingkungan dan objek pilihan anda.

Meditasi Zen tetap mempertahankan posisi mata sedikit terbuka untuk dua maksud sekaligus: supaya pemeditasi bukan hanya mengalami penyerapan internal tetapi juga kesatuan kosmis dengan lingkungan atau focus pilihan. Oleh karena itu, Meditasi Zen melatih pemeditasi untuk tidak menutup kontak dengan dunia visual di luar. Posisi mata sedikit terbuka memberikan ruang lebih lebar untuk mengembangkan kesadaran meditative di tengah kesibukan harian. Selain mengurangi kecenderungan untuk tertidur dan lembek, posisi mata sedikit terbuka juga akan mengurangi halusinasi, visualisasi, dan imaginasi yang menghalangi proses penyerapan dan kesatuan kosmis.*